Assalamualaiku warrahmatullahi wabarakatuh...
Selamat pagi/siang/sore/malam teman-teman semua.
Apa kabar kalian semua?
Sudahkan bersyukur hari ini?
MasyaAllah... Hidup ini indah ya, kalau kita selalu melibatkan Allah dalam setiap urusan kita.
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung.
Oke! Kali ini saya akan membahas salah satu kewajiban seorang wanita muslimah.
Eits... Sebentat dulu hanya karena ini membahas tentang kewajiban muslimah, bukan berarti kalian para ikhwan/laki-laki atau kaum pria tidak perlu membaca ini. Tentu kalian juga harus baca :)
Siapa tahu kalau kalian punya saudara perempuan, kalian bisa mengingatkan atau memberi tahu mereka tentang hal yang benar.
Siapa tahu jika kalian seorang suami, bisa juga kalian memberitahukan kepada istri dan anak perempuan kalian tentang kewajiban mereka.
Nah, siapa tahu kalian itu para Jofisa (jomblo fi sabilillah) yang sedang dalam masa pencarian pasangan (pasangan halal lo ya...) jadi kalian bisa memilah, wanita mana yang cocok untuk dijadikan istri dan ibu untuk anak-anak kalian kelak.. Eya....
Apalagi untuk kalian para wanita. Kalian wajib baca ini. Supaya, kita bisa lebih memahami lagi kewajiban kita seorang muslimah di mata Allah.
Ya, sebenarnya saya hanya ingin menyampaikan apa yang saya ketahui. Seandainya memang benar, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.
Jadi, salah satu kewajiban muslimah yang ingin saya bahas kali ini tentang pentingnya menutup aurat.
Saya yakin banget sebenarnya, bahwasanya kita ini tahu bahwa menutup aurat itu adalah kewajiban seorang muslimah. Hayo ngaku. Kamu tahu kan? Bahkan, di dalam al-Quran pun sudah dijelaskan yang artinya :
"Katakanlah kepada wanita yang beriman, "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, ata ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara-saudara perempuan merek, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak memiliki keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita..."
Teman-temanku semua, menutup aurat itu tidak hanya kewajiban untuk para muslimah yang berilmu tinggi atau yang berakhlak sangat baik. Tapi, kewajiban seluruh wanita muslim tanpa terkecuali. Mau kamu baik atau jahat ya kamu tetap harus pakai jilbab. Ingat! Kita menutup aurat bukan nunggu sholeha! Bukan nunggu jadi ahli ibadah atau harus jadi ustadzah dulu baru nutup aurat. Tapi, apapun itu, yang terpenting kamu sudah baligh maka disitulah kewajibanmu untuk menutup aurat, berjilbab, berkerudung dimulai.
Saya belum siap kak....
Jilbabin hati dulu kak...
Pakai pakaian syar'i kayak emak-emak kak...
Kamu yakin? Menutup aurat itu, nggak soal siap atau tidak siapnya. Tapi taat atau tidaknya kita. Itu perintah dari Allah, itu kewajiban kita ukhti....
Sampai kapan kita mau mengumbar aurat kita kemana-mana, berpose dengan aurat terbuka dan dilihat jutaan orang? Sampai kapan? Apakah kalian mau setiap postinga foto-foto kita yang tidak menutup aurat kita menjadi dosa jariyah kita?
Jangan pikirkan pendapat orang tentang kamu yang memiliki niat untuk mengikuti perintah Allah. Hidup kita bukan untuk mendapatkan pujian dari makhluk, tapi ridho Allah lah yang kita cari. Memang saya akui, kita pasti sangat senang dengan pujian. Saya pun begitu. Tapi, apa gunanya pujian jika kita melanggar perintah Allah? Apa yang mau dibanggakan? Dengan Allah saja kita tidak taat, bagaimana dengan makhluknya?
Ayolah, mulai hari ini kita belajar menutup aurat.
Pakailah Jilbabmu, kerudungmu. Jangan takut dikata kayak emak-emak, toh suatu saat juga bakal jadi emak-emak. Emak sholeha pula! Karena sudah berani menutup aurat walaupun sering dapat ejekan. Jadi emak sholeha itu hadiahnya, surga lo..
Hehehe.
Justru mereka yang menutup aurat itu yang rugi. :(
Mereka kehilangan kenikmatan yang benar-benar indah karena membiarkan aurat mereka terbuka.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ada dua golongan penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: yang pertama adalah suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia, dan yan kedua adalah para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berpaling dari ketaatan dan mengajak lainnya untuk mengikuti mereka, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.
Tentu mereka orang yang merugi bukan? Jangankan masuk surga, bahkan mereka pun tidak bisa mencium bau surga, padahal bau surga dapat dicium selama sekian perjalanan (maaf kurang tau pastinya)
Jadi, apa kalian mau jadi orang yang merugi?
Ayolah tutup aurat, ukhti..
Tidak ada yang rugi.
Jangan takut dikatakan tidak cantik. Suatu saat akan ada orang yang dengan tulusnya menilaimu bukan dari kecantikanmu, tapi dari baiknya agamamu. Jangan takut kecantikanmu akan luntur, bukankah bahagia ketika kita memiliki kecantikan dan hanya orang-orang yang berharga yang dapat melihatnya. Jangan takut kelihatan kuno, tidak modis dan ketinggalan zaman, Allah tidak menilai kita dari hal semacam itu.
Ayolah ukhti, siapa tahu dengan kita yang belajar menutup aurat terbuka pula pintu hati kita untuk lebih taat dan mempelajari hal lainnya. Belajar lah menggunakan pakaian yang longgar, belajarlah menggunakan kerudung yang menutup dada, belajarlah menggunakan kaos kaki saat keluar. Semua akan indah dan nantinya pun kita akan terbiasa.
:)
Semangat kalian semua.
Mungkin cukup sampai disini pembahasannya. Semoga tulisan ini bisa memotivasi kita semua untuk menutup aurat kita sesuai dengan syariat Islam.
Terima kasih kalian yang sudah membaca tulisan ini.
Semoga kalian selalu dalam perlindungan Allah SWT.
Maaf juga jika ada penyampaiannya yang kurang benar, semua salah datangnya dari saya dan kebenaran datangnya dari Allah.
Salam hangat dari Eriiying penulis yang lagi mendengarkan suara hujan dan berharap bisa tidur dengan nyenyak setelah ini.
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi/siang/sore/malam teman-teman semua.
Apa kabar kalian semua?
Sudahkan bersyukur hari ini?
MasyaAllah... Hidup ini indah ya, kalau kita selalu melibatkan Allah dalam setiap urusan kita.
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung.
Oke! Kali ini saya akan membahas salah satu kewajiban seorang wanita muslimah.
Eits... Sebentat dulu hanya karena ini membahas tentang kewajiban muslimah, bukan berarti kalian para ikhwan/laki-laki atau kaum pria tidak perlu membaca ini. Tentu kalian juga harus baca :)
Siapa tahu kalau kalian punya saudara perempuan, kalian bisa mengingatkan atau memberi tahu mereka tentang hal yang benar.
Siapa tahu jika kalian seorang suami, bisa juga kalian memberitahukan kepada istri dan anak perempuan kalian tentang kewajiban mereka.
Nah, siapa tahu kalian itu para Jofisa (jomblo fi sabilillah) yang sedang dalam masa pencarian pasangan (pasangan halal lo ya...) jadi kalian bisa memilah, wanita mana yang cocok untuk dijadikan istri dan ibu untuk anak-anak kalian kelak.. Eya....
Apalagi untuk kalian para wanita. Kalian wajib baca ini. Supaya, kita bisa lebih memahami lagi kewajiban kita seorang muslimah di mata Allah.
Ya, sebenarnya saya hanya ingin menyampaikan apa yang saya ketahui. Seandainya memang benar, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.
Jadi, salah satu kewajiban muslimah yang ingin saya bahas kali ini tentang pentingnya menutup aurat.
Saya yakin banget sebenarnya, bahwasanya kita ini tahu bahwa menutup aurat itu adalah kewajiban seorang muslimah. Hayo ngaku. Kamu tahu kan? Bahkan, di dalam al-Quran pun sudah dijelaskan yang artinya :
"Katakanlah kepada wanita yang beriman, "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, ata ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara-saudara perempuan merek, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak memiliki keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita..."
Teman-temanku semua, menutup aurat itu tidak hanya kewajiban untuk para muslimah yang berilmu tinggi atau yang berakhlak sangat baik. Tapi, kewajiban seluruh wanita muslim tanpa terkecuali. Mau kamu baik atau jahat ya kamu tetap harus pakai jilbab. Ingat! Kita menutup aurat bukan nunggu sholeha! Bukan nunggu jadi ahli ibadah atau harus jadi ustadzah dulu baru nutup aurat. Tapi, apapun itu, yang terpenting kamu sudah baligh maka disitulah kewajibanmu untuk menutup aurat, berjilbab, berkerudung dimulai.
Saya belum siap kak....
Jilbabin hati dulu kak...
Pakai pakaian syar'i kayak emak-emak kak...
Kamu yakin? Menutup aurat itu, nggak soal siap atau tidak siapnya. Tapi taat atau tidaknya kita. Itu perintah dari Allah, itu kewajiban kita ukhti....
Sampai kapan kita mau mengumbar aurat kita kemana-mana, berpose dengan aurat terbuka dan dilihat jutaan orang? Sampai kapan? Apakah kalian mau setiap postinga foto-foto kita yang tidak menutup aurat kita menjadi dosa jariyah kita?
Jangan pikirkan pendapat orang tentang kamu yang memiliki niat untuk mengikuti perintah Allah. Hidup kita bukan untuk mendapatkan pujian dari makhluk, tapi ridho Allah lah yang kita cari. Memang saya akui, kita pasti sangat senang dengan pujian. Saya pun begitu. Tapi, apa gunanya pujian jika kita melanggar perintah Allah? Apa yang mau dibanggakan? Dengan Allah saja kita tidak taat, bagaimana dengan makhluknya?
Ayolah, mulai hari ini kita belajar menutup aurat.
Pakailah Jilbabmu, kerudungmu. Jangan takut dikata kayak emak-emak, toh suatu saat juga bakal jadi emak-emak. Emak sholeha pula! Karena sudah berani menutup aurat walaupun sering dapat ejekan. Jadi emak sholeha itu hadiahnya, surga lo..
Hehehe.
Justru mereka yang menutup aurat itu yang rugi. :(
Mereka kehilangan kenikmatan yang benar-benar indah karena membiarkan aurat mereka terbuka.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ada dua golongan penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: yang pertama adalah suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia, dan yan kedua adalah para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berpaling dari ketaatan dan mengajak lainnya untuk mengikuti mereka, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.
Tentu mereka orang yang merugi bukan? Jangankan masuk surga, bahkan mereka pun tidak bisa mencium bau surga, padahal bau surga dapat dicium selama sekian perjalanan (maaf kurang tau pastinya)
Jadi, apa kalian mau jadi orang yang merugi?
Ayolah tutup aurat, ukhti..
Tidak ada yang rugi.
Jangan takut dikatakan tidak cantik. Suatu saat akan ada orang yang dengan tulusnya menilaimu bukan dari kecantikanmu, tapi dari baiknya agamamu. Jangan takut kecantikanmu akan luntur, bukankah bahagia ketika kita memiliki kecantikan dan hanya orang-orang yang berharga yang dapat melihatnya. Jangan takut kelihatan kuno, tidak modis dan ketinggalan zaman, Allah tidak menilai kita dari hal semacam itu.
Ayolah ukhti, siapa tahu dengan kita yang belajar menutup aurat terbuka pula pintu hati kita untuk lebih taat dan mempelajari hal lainnya. Belajar lah menggunakan pakaian yang longgar, belajarlah menggunakan kerudung yang menutup dada, belajarlah menggunakan kaos kaki saat keluar. Semua akan indah dan nantinya pun kita akan terbiasa.
:)
Semangat kalian semua.
Mungkin cukup sampai disini pembahasannya. Semoga tulisan ini bisa memotivasi kita semua untuk menutup aurat kita sesuai dengan syariat Islam.
Terima kasih kalian yang sudah membaca tulisan ini.
Semoga kalian selalu dalam perlindungan Allah SWT.
Maaf juga jika ada penyampaiannya yang kurang benar, semua salah datangnya dari saya dan kebenaran datangnya dari Allah.
Salam hangat dari Eriiying penulis yang lagi mendengarkan suara hujan dan berharap bisa tidur dengan nyenyak setelah ini.
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Comments
Postingan eri kembali mengingatkan kita lg bahwasanya setiap yg berdalil itu, memang wajib dilaksanakan😁 Alhamdulillah syukron,ilmu yg bermanfaat😊