Skip to main content

Jangan cuma hari ini, tapi selamanya dong!

Assalamualaikum, warrahamatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi/siang/malam teman-temanku semua.

Apa kabar kalian hari ini?
Pasti semangat dong. Karena lagi musim liburan. Hehehe.
Aku pun juga lagi semangat dan bahagia-bahagianya nih! Karena mau pulang ke kampung halaman dan bisa bertemu dengan orang-orang tersayang. Eya...

Banyak nih yang bahas soal ibu. Mungkin, karena lagi hari ibu, ya? Makanya di setiap beranda media sosialku isinya tentang ucapan hari ibu semua. Hehehe. Alhamdulillah, ya. Karena, di hari ini kita semakin sadar bahwa peran ibu itu sangat penting dalam hidup kita.

Lalu, apakah Eriiying sudah mengucapkan selamat hari ibu untuk mama? Jujur, aku nggak ngucapin. Bukan karena nggak sayang dan nggak peduli. Tapi, ya bagi aku setiap hari itu hari ibu. Setiap hari kita itu harus sadar dengan kebaikan ibu kita. Setiap hari kita harus sadar, bahwa ibu kita sangat berharga dalam hidup kita. Bukti cinta kepada ibu itu, nggak harus dengan kita yang menggebor-geborkan peringatan hari ibu sedemikian rupa. Tapi, dengan menjadi pribadi yang terbaik sehingga ibu kita bisa bahagia setiap saat. Lagipula, aku itu bukan tipe orang yang mudah mengekspresikan kata-kata cinta gitu.Eya.... Malu taww....

Ibu? Tentu beliau ini adalah sosok yang sangat mulia. Sosok yang benar-benar berharga dalam hidup kita. Beliau orang yang sudah mengandung, melahirkan, menyusui dan merawat kita dari kecil hingga sekarang dan sampai kapanpun itu. Tidak peduli hingga kita menua atau bahkan sudah punya anak dan cucu. Mereka adalah sosok yang paling peduli dan perhatian dengan kita. Aku sudah melihatnya dari nenekku. Hehehe. Akupun sudah merasakannya dari ibuku.

Makanya, ketika Rasulullah ditanya wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Ketika ditanya seperti itu, Rasulullah menjawab  Ibumu. Setelah itu, ia bertanya lagi Lalu siapa lagi? Ibumu jawab Rasulullah. Bertanya lagi ia, Lalu siapa lagi ya Rasulullah? Ibumu. Lalu siapa lagi ya Rasulullah? Ayahmu.

Jelaskan? Bahwa kedudukan ibu itu sangat diutamakan dalam Islam. Karena apa? Karena jasa yang sudah ia berikan. Tapi, bukan serta merta kita tidak mau menghormati ayah kita. Hanya saja, kita harus mendahului ibu, sebelum ayah kita. Hehehe.

Berbicara tentang ibu, aku jadi teringat dengan perjuangan beliau untuk menjadikanku anak yang sholeha. Sejak kecil, bahkan sebelum aku mengenyam bangku sekolah, beliau sudah mengantarkan ke TPQ. TPQ ini adalah tempat untuk mengaji dan belajar agama. Waktu masih kecil, awal-awalnya sih aku semangat kan. Apalagi bisa ketemu teman-teman baru. Karena memang waktu itu, aku baru pindah. Tapi lama kelamaan, kok bosan ya? Hehehehe. Ya, jadi setiap waktunya ngaji aku suka pura-pura tidur biar nggak jadi ngaji.

Dulu waktu kecil itu, jam ngaji itu ada siang dan malam. Aku ikut keduanya. Kalau siang itu jam 2 sampai jam 4 sore. Tapi semenjak aku beranjak remaja, cuma dari jam 2 sampai jam 3 karena menyesuaikan waktu ashar. Seingatku sih begitu, semoga saja tidak salah. Sedangkan kalau malam, itu dari waktu magrib sampai isya. Dulu sih, dari jam 6-an sampai jam 8. Namun, setelah remaja, cuma sampai jam 7. Ya, karena menyesuaikan waktu isya.

Kalian paham kan? Anak umur 5-10 tahunan malah disuruh ngaji dan nggak main itu gimana rasanya? Iya! Nggak enak banget. Makanya kan aku suka menghindar biar bisa nggak ngaji. Tapi, masyaAllah.... Mamaku adalah orang pertama yang selalu bikin aku nangis setiap siang karena maksa aku buat ngaji. Hehehehe. Kalau ngaji siang itu, biasanya kami belajar iqra sama belajar sholat. Kalau belajar sholat, itu khusus di hari selasa. Hari kamis, bersih-bersih masjid. Sisanya, selain hari jum'at kami belajar iqra. Itu khusus untuk anak-anak ya. Kalau sudah remaja beda lagi.

Jadi, setiap disuruh menghapal bacaan sholat, aku paling malas......... Apalagi menghapal wiritan. Huh! Setiap sampai rumah, aku pasti datangin mama. Biasalah, anak kecil pasti suka ngeluh. Tapi, akhirnya sama mama juga aku menghapalkan doa sholat dan alhamdulillah, untuk ukuran anak kecil yang masih suka main masak-masakkan dan boneka, aku sudah hapal bacaan sholat. Itu semua berkat kesabaran mama dan kegigihan mama. Coba saja kalau mamaku cuek dan nggak mau tau, pasti aku nggak akan pernah hapal dengan bacaan sholat sampai sekarang.

Mama adalah orang yang nggak pernah lupa untuk mengingatkanku sholat dan berdoa. Dari aku kecil hingga sampai sekarang beliau selalu menyempatkan diri untuk menyuruhku sholat dan berdoa. Saat dekat maupun jauh.



Nah, ini dia ibuku. Ibu kalian bagaimana?

Semua ibu itu hebat. Maka dari itu, kita harus menjadi anak yang senantiasa membuat mereka bangga dan senang. Dengan apa? Dengan menjadi anak yang sholeh/sholeha. Dengan begitu, kita bisa mengangkat derajat mereka tidak hanya di mata manusia, namun juga di mata Allah. Bukankah itu sangat istimewa?

Juga nih! Kalau kamu seorang wanita, pasti suatu saat bakal jadi istri. Jangan sampai kamu melarang suamimu untuk berbakti kepada ibu mereka. Ingat, laki-laki itu wajib berbakti kepada ibunya. Sedangkan kita, wajib berbakti kepada suami. Nah, memangnya kalian mau kalau kalian punya anak lalu anak kalian nggak berbakti kepada kalian karena istrinya melarang-larang? Nggak mau kan? Eh kok malah bahas beginian! -_-

Intinya,ibu itu sangat istimewa, maka dari itu kita pun harus memperlakukan mereka dengan istimewa. Kebaikan ibu sangat luas dan tak terbatas. kasih sayang mereka tidak akan tergantikan dengan apapun. Sebanyak apapun harta kekayaanmu, itu tidak akan pernah cukup untuk membalasnya. Buatlah ibu kita bahagia. Bukan hanya dengan kebahagiaan dunia, tapi juga kebahagiaan akhirat.

Aku itu ya, susah kalau bikin kata-kata yang mellow.. Intinya, aku tuh mau kita sama-sama menyayangi ibu kita. Bukan hanya pada hari ini, lalu besok kita cuek sama ibu kita! Tapi, selamanya dan sampai kapanpun.

Ingat itu ya....

Nah, cukup sekian nih, Tulisan pendek dari Eriiying.
Semoga bisa jadi ladang pahala untuk yang membaca maupun yang menulis.

Terima kasih juga kalian yang sudah membaca tulisan Eriiying,
Salam hangat dariku yang sedang berbunga-bunga, karena besok mau pulang kampung. Yeeaa...

Wassalamualaikum waarahmatullahi wabarakatuh kawan-kawan semua.


Comments

Anonymous said…
Jadi kangen ibu.....
Erriying said…
Rindu mama di kalimantan er....��
Writtenby.eiren said…
Hah, siapa ini kok pakai nama Erriying. Wkwk????

Popular posts from this blog

My Way

Assalamualaikum, teman-teman semua.... 2018 menjadi tahun yang penuh perjuangan bagiku. Ada banyak hal tak terduga terjadi dalam hidupku. Rasanya seperti sebuah bom meledak dan membuat hidupku berubah drastis. Tahun 2018 kemarin, aku baru saja lulus SMA dan melanjutkan kuliah di salah institute islam yang ada di Palangka Raya. Saat sudah kuliah inilah menjadi titik balik yang berhasil membalik kehidupanku. Pada awalnya, hidupku sebagai mahasiswa berjalan biasa-biasa saja. Tidak terlalu beda dengan masa SMA ku. Rasanya seperti hidupku tidak ada perubahan. Capek di rumah, menuntut ilmu ke kampus dan menyisakan waktu yang tersisa dengan mengkhawatirkan masa depan. Hidupku terasa tidak bermakna. Aku yang saat itu juga sedang dilanda kesedihan makin terasa larut dalam pusaran air yang membuat hidupku terasa suram.Setiap hari, yang aku lakukan hanya kuliah, buka media sosial, sholat dan kemudian makan lalu tidur. Begitu saja setiap hari, sampai rasanya seperti tidak hidup. Aku yang m...

Kamu Harus Tahu Ini!

Assalamualaikum wr,wb. Selamat pagi/siang/sore/malam kalian semua. Jumpa lagi dengan saya Eriiying. Kali ini saya akan memposting hal yang berfaedah karena ini menyangkut dengan ilmu pengetahuan yang akan berguna untuk kalian. Seperti yang kalian ketahui, suatu saat kelak jika kita sudah berkecimpung di dunia kerja maka sangat memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan orang lain. Memang zaman ini sudah sangat maju, apa-apa pasti menggunakan hal yang instan. Misalnya saja: Internet, media sosial dan lain-lain. Termasuk juga dalam pembuatan surat. Kita  harus terampil dan mampu membuat surat. Dimana surat ini akan sangat berfungsi untuk kita kelak. Surat sendiri memiliki macam-macam jenisnya. Kali ini saya akan membahas bagian surat resmi saja. Nah, kenapa sih kita harus mempelajari bagaimana cara membuat surat resmi yang benar. Karena surat resmi penting banget kawan. Mau nawarin produk? Pakai surat resmi. Mau menawarkan kerja sama? Pakai surat resmi. Mau mengundang orang? ...

23 Januari 2021

 Cinta memang bukan sesuatu yang menetap. Volumenya pun bisa naik dan turun. Cinta akan bertambah besar ketika kita mendapatkan balasan dari orang yang kita cintai, bisa juga berkurang karena kita malah disakiti.  Namun rupanya ada juga deretan-deretan orang yang tidak bertambah cintanya meski sudah dicintai sedemikian rupa. Ada pula yang tak berkurang sedikitpun meski senantiasa terluka.  Sejak dulu aku selalu bilang aku takut jatuh cinta, bahkan sampai hari ini pun aku masih takut akan hal itu.  Aku adalah orang yang bodoh dalam mencinta, ketika aku jatuh cinta, aku akan sangat mencintainya, dan begitu dalam rasa itu. Karena rasa yang dalam itu, aku akan semakin mudah terluka, dan aku rela akan hal itu. Tapi itulah kelemahanku.  Aku ga pernah meninggalkan seseorang hanya karena aku terluka, meski aku berusaha aku tidak benar-benar serius meninggalkannya.  Aku tidak pernah jatuh cinta dengan orang yang mencintaiku. Ketika seseorang mencintaiku, aku sering ...