Skip to main content

Jangan Sampai Salah Fokus di Usia Muda



Jadi waktu aku masih kecil suka berhayal-hayal tentang menjadi cewek cantik. Suka penasaran juga gimana nanti wajahku kalau sudah dewasa, yeah..walau sudah umur 20 tahun gini ga ada perbedaan yang cukup signifikan. Hehehe. Tapi aku bukannya mau ngomongin diriku sendiri. Tapi, tentang sesuatu hal yang lebih penting. InshaAllah.

Beberapa adik-adik yang masih SMP-SMA curhat gitu sama aku tentang wajahnya yang katanya "burik, dekil, jelek, gak glowing" dan lain-lain. Hehe. Aku ketawa aja. Inget zaman dulu juga gitu tapi untungnya gak fokus-fokus amat karena dulu aku pakai bedak tebal aja diejek sama teman-teman satu kelas, dan aku ga bakal lupa itu. 

Andai dulu smp-ku di zaman sekarang ini, pastilah itu hal yang lumrah. Karena zaman sekarang make up sudah bukan hanya untuk mereka-mereka yang sudah dewasa. Tapi anak kecil-pun sudah pandai bermain make up (aku uddah segede gini, gambar alis aja ga bisa samaaaa sekali 🥺)  

Jadi gini ya dik adik yang merasa insecure cuma gara-gara tampang. Percayalah adek-adek semua buat jadi cantik itu mudah........banget, kalau cantiknya cuma sekedar cantik yang bisa dilihat. Betapa banyak produk kecantikan yang seketika merubah warna kulit. Banyak juga dokter spesialis kecantikan yang buka konsultasi dan kamu tentu bakal ditawarin berbagai macam hal untuk menjadikan diri kamu cantik. Peralatan make up juga sekarang bisa dibeli dengan mudah dari yang murah hingga harga selangit. Mudah, kan sebenarnya? Selama kamu punya uang dan rutin pemakaian produk.

Eits.. Aku bukannya mau konsultasi kecantikan nih 😅


Jadi, karena berubah untuk terlihat cantik itu mudah, jadi jangan terlalu pusing untuk mikirin hal itu dulu dik adik☺ semua akan datang pada waktunya kamu akan menjelma menjadi wanita yang cantik. Lagupula, pada dasarnya semua wanita itu cantik kok.

Tapi ingat ya, tabarujj itu dilarang. Perempuan sholehah itu menyimpan kecantikannya hanya untuk orang yang berhak atas kecantikannya. Hehe. 

Sejatinya, kamu harus pakai waktu dan masa mudamu untuk belajar menambah ilmu. Ilmu agama, belajar al-Quran, belajar adab, ilmu pengetahun umum dan lain-lain. Pokoknya hal keren-keren yang membuat orang menilai kamu bukan cuma dari tampang, tapi juga karena pikiranmu yang luas dan juga attitudemu yang bagus.

Lagipula dik adik, cantik wajah itu bersifat temporary. Ada masanya kecantikanmu menyusut meski kamu masih perawatan. Tapi, kalau yang cantik adalah hati dan cara berpikirmu, maka hingga kamu meninggal-pun kecantikanmu akan tetap abadi dan terus dikenang. 

Jadi, jangan terlalu mengkhawatirkan itu ya😊

Jadi, kak? Apa gak boleh perawatan?

Bukannya ga boleh😅 cuma mau bilang jangan mengkhawatirkan itu terlalu banyak. Ada hal yang tak kalah penting dari menjadi glowing. Apalagi jika masih masa remaja☺️ glowing itu akan datang pada waktunya.

Dan juga nih, dalam Islam ga ada tuntutan perempuan untuk menjadi glowing. Tapi perempuan dalam Islam dituntut untuk terus belajar agar bisa menjadi wanita yang sholehah, istri yang berhasil, dan ibu yang mulia😍 

Yukk belajar! Jangan sampai salah fokus. Karena kamu yang sekarang akan menentukan bagaimana kamu di masa depan. 

Nur Erii 

Comments

Nova Fitriani said…
Setuju kak, cantik hati lebih diutamakan daripada cantik muka wkwk
Nadia Maya Sari said…
MasyaaAllah, tull bangett.
Eh tapi ganyangka aja ada anak² yg ngomong kek gitu dizaman skrg😂

Popular posts from this blog

My Way

Assalamualaikum, teman-teman semua.... 2018 menjadi tahun yang penuh perjuangan bagiku. Ada banyak hal tak terduga terjadi dalam hidupku. Rasanya seperti sebuah bom meledak dan membuat hidupku berubah drastis. Tahun 2018 kemarin, aku baru saja lulus SMA dan melanjutkan kuliah di salah institute islam yang ada di Palangka Raya. Saat sudah kuliah inilah menjadi titik balik yang berhasil membalik kehidupanku. Pada awalnya, hidupku sebagai mahasiswa berjalan biasa-biasa saja. Tidak terlalu beda dengan masa SMA ku. Rasanya seperti hidupku tidak ada perubahan. Capek di rumah, menuntut ilmu ke kampus dan menyisakan waktu yang tersisa dengan mengkhawatirkan masa depan. Hidupku terasa tidak bermakna. Aku yang saat itu juga sedang dilanda kesedihan makin terasa larut dalam pusaran air yang membuat hidupku terasa suram.Setiap hari, yang aku lakukan hanya kuliah, buka media sosial, sholat dan kemudian makan lalu tidur. Begitu saja setiap hari, sampai rasanya seperti tidak hidup. Aku yang m...

Kamu Harus Tahu Ini!

Assalamualaikum wr,wb. Selamat pagi/siang/sore/malam kalian semua. Jumpa lagi dengan saya Eriiying. Kali ini saya akan memposting hal yang berfaedah karena ini menyangkut dengan ilmu pengetahuan yang akan berguna untuk kalian. Seperti yang kalian ketahui, suatu saat kelak jika kita sudah berkecimpung di dunia kerja maka sangat memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan orang lain. Memang zaman ini sudah sangat maju, apa-apa pasti menggunakan hal yang instan. Misalnya saja: Internet, media sosial dan lain-lain. Termasuk juga dalam pembuatan surat. Kita  harus terampil dan mampu membuat surat. Dimana surat ini akan sangat berfungsi untuk kita kelak. Surat sendiri memiliki macam-macam jenisnya. Kali ini saya akan membahas bagian surat resmi saja. Nah, kenapa sih kita harus mempelajari bagaimana cara membuat surat resmi yang benar. Karena surat resmi penting banget kawan. Mau nawarin produk? Pakai surat resmi. Mau menawarkan kerja sama? Pakai surat resmi. Mau mengundang orang? ...

23 Januari 2021

 Cinta memang bukan sesuatu yang menetap. Volumenya pun bisa naik dan turun. Cinta akan bertambah besar ketika kita mendapatkan balasan dari orang yang kita cintai, bisa juga berkurang karena kita malah disakiti.  Namun rupanya ada juga deretan-deretan orang yang tidak bertambah cintanya meski sudah dicintai sedemikian rupa. Ada pula yang tak berkurang sedikitpun meski senantiasa terluka.  Sejak dulu aku selalu bilang aku takut jatuh cinta, bahkan sampai hari ini pun aku masih takut akan hal itu.  Aku adalah orang yang bodoh dalam mencinta, ketika aku jatuh cinta, aku akan sangat mencintainya, dan begitu dalam rasa itu. Karena rasa yang dalam itu, aku akan semakin mudah terluka, dan aku rela akan hal itu. Tapi itulah kelemahanku.  Aku ga pernah meninggalkan seseorang hanya karena aku terluka, meski aku berusaha aku tidak benar-benar serius meninggalkannya.  Aku tidak pernah jatuh cinta dengan orang yang mencintaiku. Ketika seseorang mencintaiku, aku sering ...