Assalamualaikum, warrohmatullahiwabarokatuh.
Salah satu nikmat yang aku syukuri saat ini adalah bisa berkuliah. Dimana, banyak temanku yang ingin merasakan bagaimana hidup di bangku kuliah tapi mereka tak mampu atau tak mendapatkan restu orang tua karena beberapa alasan.
Alhamdulillah aku berkuliah di salah institute yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu IAIN Palangka Raya. Menjadi mahasiswa angkata 2018, dimana kami menjadi angkatan yang beruntung karena merasakan langsung bagaimana perkembangan institute ini. Kakak-kakak terdahulu pun juga merasakannya hanya saja, perkembangan dahulu tidak sepesat sekarang.
Dulunya, di kampus IAIN PKY ini hanya ada satu lembaga Tarbiah al-Jamiah. Hanya ada jurusan PAI saat itu tepatnya pada tahun 1972. Lama sekali, saat itu saya masih berada di alam arwah. Bahkan ayah saya baru lahir. Pada tahun 1975, fakultas ini baru disahkan secara resmi sesuai dengan surat keputusan Dirjen Binbaga Islam Depag RI Nomor: Kep/D.V218/1975.
Sedikit demi sedikit kampusku tercinta ini melakukan resolusi. Walau hampir delapan tahun pembentukannya masih belum terlalu terjadi perkembangan yang signifikan. Bahkan, menurut sejarah IAIN Palangka Raya, pada tahun 1975-1980 hanya ada sekitar enam orang yang lulus untuk menyelesaikan studinya pada jenjang sarjana muda.
Masa lalu biarlah menjadi masa lalu. Sekarang, kampus kebangganku ini sudah menjadi kampus yang hebat dan menakjubkan. Ada gedung-gedung berdiri kokoh dengan arsitektur yang megah dan menarik. Ada masjid raya yang begitu mengagumkan sehingga membuat kami bisa selalu beribadah meski sedang kuliah. Ada Asrama baik untuk perempuan dan laki-laki yang dapat dikatakan baik. Ada kantin, ATM dan lain-lain.
Pada tahun 2014 kampusku yang dulunya STAIN berubah menjadi IAIN. Sungguh itu kebanggan tersendiri bagiku, bagi mahasiswa/i lain, bagi Dosen dan seluruh orang yang ada di IAIN Palangka Raya. Dari yang dulunya hanya ada satu Fakultas sekarang ada empat fakultas dan satu gedung pascasarjana.
Saya akan mengulas kelebihan dan kekurangan yang ada di yang ada di kampus IAIN.
Saya adalah salah satu anggota KSR PMI dimana disitu kami selalu berkerja jika ada mahasiswa/i yang sakit. Kami selalu memberikan pertolongan pertama atau membantu memulihkan jika mampu. Keren sekali UKM ini karena sangat bermanfaat bagi masyarakat kampus.. Hanya saja, ada satu yang kurang. Yaitu, klinik yang diberikan untuk UKM ini kurang memadai. Ukurannya yang terlalu sempit, alat-alat kesehatan yang terbatas dan juga kendaraan khusus untuk membantu kegiatan KSR PMI juga tidak ada. Sehingga terkadang, tim kesehatan kami kalah cepat untuk mendatangi para mahasiswa/i yang sedang sakit. Apalagi biasanya beberapa anggota KSR PMI berjaga hingga malam, sehingga jika tidak memiliki kendaraan atau peralatan kesehatan yang kurang lengkap akan membuat kerja tim kesehatan kurang maksimal. Tapi kata kakak ketua organisasi KSR-PMI kami, kami akan mendapatkan satu klinik dan mobil ambulance. Wow... Keren sekali. Bukti bahwa kampusku semakin berkembang dan peduli dengan kemajuan mahasiswa.
Kampus kami juga memiliki kantin, saya pernah beberapa kali kesana. Tentu saja membantu karena ada salah satu jasa yang jika bukan di kantin, maka kami harus keluar dari gerbang kampus untuk mendapatkannya. Yaitu, jasa printer. Hanya saja, tempatnya kurang strategis untuk warung-warung lain yang ada di kantin. Misalnya saja yang berjual makanan, nasi dan sebagainya. Tempatnya yang berada di bagian ujung membuat beberapa mahasiswa/i merasa itu adalah jarak yang jauh sehingga tak sedikit yang memilih untuk membeli pada penjual yang berada di dekat area kampus terdekat. Tapi, kerennya kantin kami itu memiliki free wifi sehingga itu menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa yang haus akan wifi gratis.
Untuk perpustakaan. Mungkin beberapa dari kalian adalah pecinta buku atau pemburu tugas yang numpuk sehingga selalu berada di perpustakaan selama jam kosong. Bersyukurlah, karena kampus IAIN menyediakan perpustkaan dengan isi buku dan jurnal yang memadai. Kita bisa membaca banyak buku dan menambah pengetahuan disini. Hanya saja, entah ini hanya perasaanku sendiri atau ada orang lain juga yang merasakannya Saya merasa kurang ketertiban dalam perpustakaan. Banyak mahasiswa/i yang ribut dalam perpustakaan. Ya, aku tahu mereka mengerjakan tugas tapi bukankah mereka bisa mengondisikan suara mereka agar tidak menganggu para pembaca yang membutuhkan ketenangan? Saya pernah waktu itu, saat sedang membaca. Murni saya sebagai pengunjung, bukan sebagai orang yang sedang mengerjakan tugas atau apa. Aku sengaja duduk di sebelah orang-orang yang duduk bergerombol. Aku berusaha sebisa mungkin memusatkan pikiran pada buku yang dibaca. Tapi, sama sekali aku tidak bisa konsentrasi karena orang-orang yang di samping saya sangat ribut. Saya bisa maklum jika mereka berdiskusi, tapi bagi mereka yang bercanda, banyak bicara, menggosip apalagi bertingkah yang mengganggu pengunjung lain itu adalah sesuatu yang kurang baik. Bukankah kita harus saling menghormati?
Ruang kelas dengan fasilitas yang baik. Hanya saja kurang AC. Hehehe. Terkadang ruang kelasnya kotor karena ada beberapa orang mahasiswa yang masuk ke dalam kelas dengan menggunakan sepatu. Aku tidak tahu apakah menggunakan sepatu itu boleh saat berada di dalam ruangan. Tapi yang jelas, jika sepatu itu meninggalkan kotoran maka kelas pun menjadi kotor dan membuat suasana belajar jadi tidak nyaman. Untungnya ada petugas kebersihan yang senantiasa membersihkan ruang kelas kami.
Oh ya, toiletnya pun masih ada yang tidak berfungsi sehingga menyulitkan mahasiswa/i yang ingin melakukan beberapa hal yang berhubungan dengan toilet. Kami harus berjalan sedikit lebih jauh untuk mendapatkan toilet yang berfungsi. Tapi meski begitu, pihak kampus selalu mengupayakan perbaikan pada kekurangan ini. Uh, cinta sekali dengan kampus IAIN Palangkaraya.
Meski begitu, aku sangat mencintai kampusku ini. Aku tau setiap ada kekurangan pasti ada kelebihan. Kita tidak boleh terlalu fokus dengan kekurangan. Kita bisa memberikan sebuah pendapat, kritikan agar ada perubahan. Aku berdoa semoga kampusku bisa menjadi lebih baik. Semoga saja, dalam waktu dekat kampus kami yang semulanya IAIN berubah menjadi UIN. Amin....
Salam hangat dari Eri Nurianti
Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2018
Terima kasih banyak atas perhatiannya.
Jika ada salah kata mohon dimaafkan.
Semua kesalahan datangnya dari saya
Kebenaran datangnya dari Allah SWT.
Semua kesalahan datangnya dari saya
Kebenaran datangnya dari Allah SWT.

Comments