Skip to main content

Sebel sama korona (draft tahun 2020)

Sudah hampir satu bulan sejak virus itu datang ke negaraku. Kupikir, warga di negara ini kebal akan virus ini. Bahkan sebelumnya beredar bahwa virusnya takut masuk negara yang tercinta ini.

Namun ternyata itu hanya konspirasi.
Bahan lawakan.
Atau cocoklogi yang sengaja dibuat-buat.

Nyatanya, virus itu benar-benar masuk ke negaraku, yang sebelumnya pede.....banget bahwa negara ini aman, damai sentosa tanpa gangguan apapun dari luar.

Semenjak virus ini diumumkan eksis dan memakan banyak korban dari belahan dunia lainnya, negaraku bersi keras bahwa negara kami bersih dari virus. Tidak ada satupun yang dinyatakan positif dalam artian memang masyarakat disini kebal-kebal. Dunia meragukannya, dan itu dianggap sebagai penghinaan bagi negaraku.

Dan ternyata eh ternyata. Keraguan itu bukanlah sekedar keraguan. Tak lama setelahnya dinyatakan ada warga yang positif dan bagaikan diserang negara api..

Hidup warga disini berubah total.
Para guru dan murid belajar dari rumah. Memanfaatkan segala macam aplikasi untuk dijadikan media pembelajaran.
Para pegawai, karyawan, pun juga bekerja dari rumah. Komunikasi melalui media online.

Beberapa orang memutuskan untuk berdiam di rumah, mengisolasi diri dari bahayanya virus di luar yang tingkat penyebarannya begitu hebat. Tapi tentu Allah lebih hebat :) .

Comments

Popular posts from this blog

My Way

Assalamualaikum, teman-teman semua.... 2018 menjadi tahun yang penuh perjuangan bagiku. Ada banyak hal tak terduga terjadi dalam hidupku. Rasanya seperti sebuah bom meledak dan membuat hidupku berubah drastis. Tahun 2018 kemarin, aku baru saja lulus SMA dan melanjutkan kuliah di salah institute islam yang ada di Palangka Raya. Saat sudah kuliah inilah menjadi titik balik yang berhasil membalik kehidupanku. Pada awalnya, hidupku sebagai mahasiswa berjalan biasa-biasa saja. Tidak terlalu beda dengan masa SMA ku. Rasanya seperti hidupku tidak ada perubahan. Capek di rumah, menuntut ilmu ke kampus dan menyisakan waktu yang tersisa dengan mengkhawatirkan masa depan. Hidupku terasa tidak bermakna. Aku yang saat itu juga sedang dilanda kesedihan makin terasa larut dalam pusaran air yang membuat hidupku terasa suram.Setiap hari, yang aku lakukan hanya kuliah, buka media sosial, sholat dan kemudian makan lalu tidur. Begitu saja setiap hari, sampai rasanya seperti tidak hidup. Aku yang m...

Kamu Harus Tahu Ini!

Assalamualaikum wr,wb. Selamat pagi/siang/sore/malam kalian semua. Jumpa lagi dengan saya Eriiying. Kali ini saya akan memposting hal yang berfaedah karena ini menyangkut dengan ilmu pengetahuan yang akan berguna untuk kalian. Seperti yang kalian ketahui, suatu saat kelak jika kita sudah berkecimpung di dunia kerja maka sangat memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan orang lain. Memang zaman ini sudah sangat maju, apa-apa pasti menggunakan hal yang instan. Misalnya saja: Internet, media sosial dan lain-lain. Termasuk juga dalam pembuatan surat. Kita  harus terampil dan mampu membuat surat. Dimana surat ini akan sangat berfungsi untuk kita kelak. Surat sendiri memiliki macam-macam jenisnya. Kali ini saya akan membahas bagian surat resmi saja. Nah, kenapa sih kita harus mempelajari bagaimana cara membuat surat resmi yang benar. Karena surat resmi penting banget kawan. Mau nawarin produk? Pakai surat resmi. Mau menawarkan kerja sama? Pakai surat resmi. Mau mengundang orang? ...

23 Januari 2021

 Cinta memang bukan sesuatu yang menetap. Volumenya pun bisa naik dan turun. Cinta akan bertambah besar ketika kita mendapatkan balasan dari orang yang kita cintai, bisa juga berkurang karena kita malah disakiti.  Namun rupanya ada juga deretan-deretan orang yang tidak bertambah cintanya meski sudah dicintai sedemikian rupa. Ada pula yang tak berkurang sedikitpun meski senantiasa terluka.  Sejak dulu aku selalu bilang aku takut jatuh cinta, bahkan sampai hari ini pun aku masih takut akan hal itu.  Aku adalah orang yang bodoh dalam mencinta, ketika aku jatuh cinta, aku akan sangat mencintainya, dan begitu dalam rasa itu. Karena rasa yang dalam itu, aku akan semakin mudah terluka, dan aku rela akan hal itu. Tapi itulah kelemahanku.  Aku ga pernah meninggalkan seseorang hanya karena aku terluka, meski aku berusaha aku tidak benar-benar serius meninggalkannya.  Aku tidak pernah jatuh cinta dengan orang yang mencintaiku. Ketika seseorang mencintaiku, aku sering ...